KOMUNIKASI POLITIK “RASA” ALA JOKOWI DALAM MERESPON POLITIK SENTIMEN

Authors

  • Afriadi Afriadi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
  • Guntur Freddy Prisanto Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
  • Niken Febrina Ernungtyas Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi
  • Irwansyah Irwansyah Universitas Indonesia
  • Anindita Lintangdesi Afriani Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi

DOI:

https://doi.org/10.32509/wacana.v18i2.928

Keywords:

Strategi komunikasi politik, Politik sentimen, Populisme Islam, Politisasi agama, Figur politik

Abstract

Politik sentimen dieksploitasi secara massif oleh kelompok Populisme Islam dalam menyerang Presiden Joko Widodo. Isu-isu yang dipergunakan seperti Jokowi anti-Islam, antek-asing, pro-PKI, diskriminalisasi ulama dan sebagainya diharapkan bisa menciptakan kebencian kepada Presiden Jokowi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pandangan Jokowi terhadap politik sentimen tersebut dan bagaimana dia meresponnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa Presiden Jokowi secara personal tidak terganggu secara psikologis oleh politik sentimen tersebut, tetapi dia memandang sebagai isu yang perlu direspon karena politik sentimen berimplikasi negatif terhadap keharmonisan hidup berbangsa dan bernegara. Jokowi lebih fokus menggunakan pendekatan komunikasi politik RASA dalam merespon politik sentimen yang menurutnya juga adalah permainan rasa. Adapun politik komunikasi rasa yang dilakukan bertumpu pada kekuatan personal yang meliputi friendly, santun, dan merakyat.

References

Andriadi, Fayakhun (2016). Demokrasi di Tangan Netizen, Tantangan dan Prospek Demokrasi Digital. Jakarta: RMBooks.

Charteris-Black, J. (2006). The communication of leadership: The design of leadership style. In The Communication of Leadership: The Design of Leadership Style. https://doi.org/10.4324/9780203968291

CNN Indonesia. (2017, Agustus 10). Tudingan Diktator Anti-Islam dan Serangan Balik Jokowi. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20170810100312-32-233660/tudingan-diktator-anti-islam-dan-serangan-balik-jokowi

CNN Indonesia. (2017, Juli 18). HTI Sebut Rezim Jokowi Anti-Islam. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20170718145134-12-228613/hti-sebut-rezim-jokowi-anti-islam

Detik. (2018, Agustus 8). Kiai Kampung di Jatim Dukung Jokowi Maju Pilpres 2019. https://news.detik.com/berita/4156516/kiai-kampung-di-jatim-dukung-jokowi-maju-pilpres-2019

Detik. (2018, Februari 24). Ma'ruf Amin: Jokowi Presiden yang Sering Silaturahmi ke Ulama-Habaib. https://news.detik.com/berita/3884178/maruf-amin-jokowi-presiden-yang-sering-silaturahmi-ke-ulama-habaib

Juditha, C. (2017). HATESPEECH in ONLINE MEDIA: JAKARTA ON ELECTION 2017 - HATESPEECH di MEDIA ONLINE: KASUS PILKADA DKI JAKARTA 2017. Jurnal Penelitian Komunikasi Dan Opini Publik, 21(2).

Kumparan. (2018, Juli 16). Para Kiai di Pangkuan Jokowi. https://kumparan.com/@kumparannews/para-kiai-di-pangkuan-jokowi-27431110790546391

Kumparan. (2018, Juli 16). TGB: Saya Ingin Hilangkan Anggapan Jokowi Tak Ramah Umat. https://kumparan.com/@kumparannews/tgb-saya-ingin-hilangkan-anggapan-jokowi-tak-ramah-umat-27431110790546327?ref=body&type=mbcjugal

Kumparan. (2018, Februari 24). Ma'ruf Amin Sanjung Jokowi yang Rajin Hadiri Acara Selawat. https://kumparan.com/@kumparannews/ma-ruf-amin-sanjung-jokowi-yang-rajin-hadiri-acara-selawat

Kompas. (2018, Januari 31). Cerita Jokowi Jadi Imam dan Makmum Saat Shalat di Afghanistan. https://nasional.kompas.com/read/2018/01/31/11474421/cerita-jokowi-jadi-imam-dan-makmum-saat-shalat-di-afghanistan

Llorente & Cuenca (2017). The Post-Truth Era: Reality vs. Perception. Spanyol: Uno Magazine.

McNair, Brian (2011) An Introduction to Political Communication (fifth edition), New York, Routledge.

Mengapa Pesantren. [Video]. https://www.youtube.com/watch?v=djpzbC_9C10

Mulyana, Deddy (2004). Komunikasi Efektif: Suatu Pendekatan Lintasbudaya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Norris, Pippa (2004). Political Communication, dalam Encyclopedia of the Social Sciences, Harvard University.

Okezone. (2018, Maret 14). Jokowi Ingin Program Bank Wakaf Mikro Ada di Setiap Pesantren. https://economy.okezone.com/read/2018/03/14/320/1872565/jokowi-ingin-program-bank-wakaf-mikro-ada-di-setiap-pesantren

Rachmat, Jalaluddin (1984). Metodologi Penelitian Komunikasi. Bandung: Rosda Karya.

Republika. (2017, Oktober 11). Persepsi Publik Soal Jokowi dan Islam? Ini Hasil Surveinya. https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/17/10/11/oxnqte409-persepsi-publik-soal-jokowi-dan-islam-ini-hasil-surveinya

Salamah, Ummu (2015). Brand Pemimpin Politik. Jakarta: Makna Informasi.

Sugiyono (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tirto. (2018, Juli 4). Survei: Jokowi Lebih Diinginkan Umat Islam Daripada Prabowo. https://tirto.id/survei-jokowi-lebih-diinginkan-umat-islam-daripada-prabowo-cNwc

Tribunnews. (2018, Oktober 8). Jokowi: Pemerintah Sudah Dirikan Bank Wakaf Mikro di 33 Ponpes, Modalnya Rp 8 Miliar. http://www.tribunnews.com/bisnis/2018/10/08/jokowi-pemerintah-sudah-dirikan-bank-wakaf-mikro-di-33-ponpes-modalnya-rp-8-miliar

Downloads

Published

2019-12-28

Issue

Section

Articles