MAKNA BATIK SIDOMUKTI SOLO DITINJAU DARI SEMIOTIKA SOSIAL THEO VAN LEEUWEN

Authors

  • Dwi Koni Meindrasari Magister Ilmu Komunikasi, London School Public Relation, Jakarta
  • Lestari Nurhayati Magister Ilmu Komunikasi, London School Public Relation, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.32509/wacana.v18i1.718

Keywords:

semiotika sosial, makna, batik, sidomukti

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna batik sidomukti Solo ditinjau dari Semiotika Sosial Van Leeuwen serta untuk mengetahui bagaimana masyarakat mengintepretasikan dan mempertukarkan makna batik Sidomukti Solo ditinjau dari Semiotika Sosial Van Leeuwen. Berdasarkan observasi lapangan penulis telah menemukan hasil penelitian yang mana makna batik Sidomukti pada akhir-akhir ini mengalami pergeseran makna dan fungsi, yang pada awalnya batik Sidomukti di gunakan untuk upacara pernikahan adat Jawa tradisional, akan tetapi dengan adanya perkembangan sosial, fashion dan budaya, maka batik sidomukti telah mengalami metamorphosis sehingga beralih fungsi sebagai souvenir dan fashion bukan sebagai jarik untuk nyamping dalam acara pernikahan. Metodologi penelitian ini adalah semiotika sosial Theo Van Leeuwen dengan pendekatan kualitatif. Yang dijadikan narasumber dalam penelitian ini adalah perias pengantin, museum Batik Danar Hadi Solo, pedagang dan masyarakat pengguna batik Sidomukti.

References

Ali, Ustman. 2005. Pengertian Batik Dan Jenis-Jenis Batik. Diperoleh dari website: http://www.pengertianpakar.com/2015/04/pengertian-batik-dan-jenis-jenis-batik.html.

Cresswell, J. W. 2014. Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Memilih Diantara Lima Pendekatan. (Edisi 3). Yogayakarta: Pustaka Pelajar.

Denzin, N., Lincoln, Y. 2000. Handbook of Qualitative Research. USA: Sage Pubication, Inc.

Denzin, N., Lincoln, Y. 2005. Handbook of Qualitative Research 2. USA: Sage Pubication, Inc

Doellah, H. Santoso. 2002. Batik, Pengaruh Zaman dan Lingkungan. Danar Hadi. Solo

Galih, B. 2017. UNESCO Akui Batik Sebagai Warisan Dunia Dari Indonesia. Diperoleh dari website https://nasional.kompas.com/read/2017/10/02/08144021/2-oktober-2009-unesco-akui-batik-sebagai-warisan-dunia-dari-indonesia

Halliday, M.A.K & Hasan, R. 1985. Language, text, and context: Aspects of language in social-semiotic perspective. Victoria: Deakin University Press.

Honggopuro, K. 2002. Bathik Sebagai Busana dalam Tatanan dan Tuntunan. Surakarta: Yayasan Peduli Keraton Surakarta Hadiningrat.

Kusrianto, A. 2013. Filosofi, Motif dan Kegunaan Batik.Yogyakarta: Andi Offset.

Leeuwen, T.V. 2005. Introducing Social Semiotics. NY: Routledge.

Neuman, W. Lawrence. 2013. Metode Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif, Edisi 7. Hak Cipta Bahasa Indoneia. Jakarta: Indeks.

Vera, N. 2014. Semiotika Dalam Riset Komunikasi. Bogor: Galia Indonesia.

Wronska, M., Friend. 2016. Javanese Batik toThe World. Jakarta: Centro Inti Media.

Downloads

Published

2019-06-28

Issue

Section

Articles