MEMERANGI KONFLIK PASCA REFORMASI DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI GLOBAL
DOI:
https://doi.org/10.32509/wacana.v2i8.227Abstract
Peradaban sosial-politik apakah yang tengah terjadi di Negara Kesatuan RI (NKRI)? Demikian kerasnya arus reformasi yang melanda di NKRI, sehingga berhasil menumbangkan regim yang berkuasa. Nuansa demokratisasi mulai bergulir. Namun apa yang muncul/dalam realitasnya, seakan-akan gerakkan reformasi berubah menjadi euphoria politik yang sepertinya hilang arah dan tujuannya. Hanya dalam empat tahunpasca reformasiNKRI telah mempunyai 3 (tiga) Presiden, suatu perubahan kehidupan politik yang signifikan. Eupho- ria politik terus berlanjut yang berdampak tidak saja melemahkan kredibilitas pemerintah, tetapi juga mempertajam berbagai konflik vertikan maupun horizontol. Konflik yang berkepanjangan mencabik-cabik kesatuan dan persatuan suatu negara bangsa, bahkan mengancam disintegrasi NKRI.
References
Alwi Dahlan, Information, Technology and Society, 1995, AMIC Annual Adress, Media Asia