KOMUNIKASI SOSIAL DEMOKRAT DI INDONESIA

Authors

  • YS Gunadi Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

DOI:

https://doi.org/10.32509/wacana.v2i6.208

Abstract

Pada tahun 1965 terjadi peristiwa berdarah bernama Gerakan 30 Sep tember, yang konon dalang yang dicurigai sebagai pelakunya adalah Partai Komunis Indonesia (PKI). Maka awal Orde Baru terjadi pembersihan isme yang ber-onder bow di bawah partai itu. Perjalanan sejarah .selanjutnya, PKI dan isme yang berafiliasi di bawahnya diberangus habis, bahkan PKI dipakai oleh kaum penguasa sebagai senjata-menyingkirkan lawan politik. Kondisi demikian dialami oleh organisasi buruh, sehingga keberadaannya dianggap komunis dan harus disingkirkan dari kehidupan di Indonesia. Saking gencarnya kaum penguasa melakukan indoktrinasi melalui berbagai cara, akhirnya dampaknya tertanam kuat di masyarakat, bahwa kaum buruh atau sosialis demokrat adalah komunis. Benarkah semua itu? Di bawah ini dipaparkan tulisan mengenai komunikasi sosial democrat di Indonesia.

References

Denis McQuail and Sven Windhl, Communication Models: for the study of mass communication, New York, Longmanlnc, 1981

Leaflet PBSD, DPP PBSD, 2002, Jakarta

Published

2003-12-31

Issue

Section

Articles