Pengaruh Kepemimpinan Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Melalui Motivasi Sebagai Variabel Moderasi Pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
Keywords:
Kepemimpinan, Kompetensi, Motivasi, Kinerja PegawaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan kompetensi terhadap kinerja pegawai melalui motivasi sebagai variabel moderasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain analisis deskriptif kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 72 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Adanya pengaruh yang kuat antara kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dan secara parsial kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (2) Adanya pengaruh yang kuat antara kompetensi terhadap kinerja pegawai dan secara parsial kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (3) Adanya pengaruh yang kuat antara kepemimpinan terhadap motivasi dan secara parsial kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi, (4) Adanya pengaruh yang sangat kuat antara kompetensi terhadap motivasi dan secara parsial kompetensi berpengaruh signifikan terhadap motivasi, (5) Adanya pengaruh yang sangat kuat antara motivasi terhadap kinerja pegawai dan secara parsial motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (6) Variabel motivasi dapat memediasi pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, karena nilai pengaruh langsungnya lebih kecil dari nilai pengaruh tidak langsung.
References
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan kompetensi terhadap kinerja pegawai melalui motivasi sebagai variabel moderasi pada Auditorat Utama Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain analisis deskriptif kuantitatif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling, dimana sampel respondennya sebanyak 72 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Adapun teknik analisis data menggunakan uji asumsi BLUE, uji hipotesis dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Adanya pengaruh yang kuat antara kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dan secara parsial kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (2) Adanya pengaruh yang kuat antara kompetensi terhadap kinerja pegawai dan secara parsial kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (3) Adanya pengaruh yang kuat antara kepemimpinan terhadap motivasi dan secara parsial kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi, (4) Adanya pengaruh yang sangat kuat antara kompetensi terhadap motivasi dan secara parsial kompetensi berpengaruh signifikan terhadap motivasi, (5) Adanya pengaruh yang sangat kuat antara motivasi terhadap kinerja pegawai dan secara parsial motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, (6) Variabel motivasi dapat memediasi pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai, karena nilai pengaruh langsungnya lebih kecil dari nilai pengaruh tidak langsung
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).