STRATEGI KOMUNIKASI PROGRAM ANTI STUNTING ANGGOTA DPR DI DAERAH PEMILIHAN (Studi Kasus Anggota Komisi IX DPR RI Darul Siska Daerah Pemilihan Sumatera Barat I)

Authors

  • Subki Abdul Qadir Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta
  • Hadiati Hadiati Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta
  • Retno Intani Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.32509/dinamika.v10i1.4302

Keywords:

Strategi Komunikasi, Anggota Komisi IX DPR RI, Sosialisasi Stunting

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di banyak negara, termasuk Indonesia. Angka prevalensi stunting yang tinggi dapat berdampak negatif pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak, serta produktivitas dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Sebagai perwakilan rakyat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) memiliki peran penting dalam mengatasi masalah stunting di daerah pemilihan. Tujuan dari kampanye stunting adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait stunting. Strategi komunikasi anti stunting untuk anggota DPR di daerah pemilihan adalah langkah kunci dalam upaya mengedukasi dan menggerakkan tindakan untuk mengurangi angka prevalensi stunting. Strategi ini harus memperhatikan konteks budaya, sosial, dan ekonomi setiap daerah pemilihan. Konsep strategi komunikasi Harold Lasswell mengemukakan lima pertanyaan kunci dalam analisis komunikasi: "Who (Siapa)?", "Says What (Mengatakan Apa)?", "In Which Channel (Melalui Saluran Apa)?", "To Whom (Kepada Siapa)?", dan "With What Effect (Dengan Efek Apa). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anggota Komisi IX DPR RI menggunakan berbagai strategi komunikasi dalam sosialisasi program anti stunting dengan menggunakan media massa, media sosial, pertemuan langsung dengan masyarakat dan kolaborasi dengan kelompok kepentingan terkait untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya program anti stunting.

References

Abidin, Y. Z. (2015). Manajemen Komunikasi: Filosofi, Konsep dan Aplikasi. Bandung: Pustaka Setia.

Althoff, M. R. (2008). Pengantar Sosiologi Politik Diterjemahkan oleh Kartini Kartono. Jakarta: Rajawali.

Anto Dajan. (1986). Pengantar Metode Statistik II. Jakarta: LP3ES.

Anwar, A. (1984). Strategi Komunikasi. Bandung: Armico.

Effendy, O. U. (2007). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Effendy, O. U. (2015). Ilmu, Komunikasi Teori dan Praktek Komunikasi. . Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia, Edisi 1 Semester. (n.d.).

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sutaryo. ( 2005). Sosiologi Komunikasi. Yogyakarta: Arti Bumi Intaran.

Syafi’i Antonio. (2001). Bank Syariah dari Teori ke Praktek, Cet. 1. Jakarta:

Downloads

Published

2024-06-30

Issue

Section

Articles