Pelatihan Pembuatan Eco Enzym sebagai Upaya Meningkatkan Minat Berwirausaha Masyarakat Desa Bajulan, Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.32509/dianmas.v3i2.5445Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat berwirausaha masyarakat di Pura Giri Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, melalui pelatihan pembuatan Eco Enzym. Eco Enzym merupakan produk ramah lingkungan yang mudah dibuat dari limbah organik rumah tangga, serta memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan partisipatif dengan pendekatan praktik langsung, diskusi kelompok, serta pendampingan pascapelatihan selama satu bulan. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan minat berwirausaha peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat Eco Enzym, mengembangkan keterampilan teknis dalam proses produksinya, serta menumbuhkan minat berwirausaha hingga 80% dari total peserta. Kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan akses modal dan hambatan pemasaran. Oleh karena itu, kegiatan ini merekomendasikan perlunya dukungan lanjutan berupa fasilitasi pembiayaan mikro dan pelatihan digital marketing. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lingkungan, serta mendorong pembentukan usaha mikro yang berkelanjutan dan berwawasan ekologis.References
Astuti, W., & Rahmawati, I. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan eco enzyme di desa binaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 89–95. https://doi.org/10.1234/jpkm.v5i2.12345
Budhi, G. S., & Putra, A. Y. (2020). Eco enzyme sebagai produk ramah lingkungan untuk mendukung ekonomi sirkular. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(1), 55–62. https://doi.org/10.22146/jtl.v18i1.34567
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Panduan praktis pembuatan Eco Enzyme. Jakarta: KLHK.
Kusumawati, D., & Handayani, L. (2022). Peningkatan keterampilan berwirausaha melalui pelatihan berbasis potensi lokal. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 33–42. https://doi.org/10.31234/osf.io/abcdef
Pranoto, Y., & Santoso, A. (2019). Eco enzyme sebagai solusi alternatif pengelolaan limbah organik rumah tangga. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, 3(1), 70–75.
Sari, M. P., & Widodo, T. (2021). Pelatihan eco enzyme sebagai strategi peningkatan ekonomi rumah tangga. Jurnal Pengabdian Sosial dan Humaniora, 4(3), 120–128. https://doi.org/10.31294/jpsh.v4i3.78901
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (4th ed.). Bandung: Alfabeta.
Suharto, E. (2020). Pembangunan masyarakat dan pemberdayaan komunitas. Bandung: Refika Aditama.
Sutrisno, H., & Dewi, R. (2021). Strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pelatihan wirausaha mikro. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 5(2), 115–123.
Wulandari, S., & Ramadhani, F. (2022). Dampak pelatihan eco enzyme terhadap kesadaran lingkungan masyarakat. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Sosial, 6(1), 41–49.